19 September 2018

RSS Facebook Twitter

Redaksi

Redaksi

Jakarta : Pelaku pers khususnya media arus utama (mainstream) diminta menjaga keberimbangan berita dan tidak keluar dari kaidah-kaidah pemberitaan untuk memerangi pemberitaan "hoax" yang belakangan ini semakin ekstrim bermunculan di media sosial (Medsos). Direktur Pemberitaan MNC Group Arya Sinolingga mengatakan dengan konsistensi para pelaku media mainstream, lambat laun masyarakat akan beralih kembali mendengarkan radio, menonton televisi, dan membaca media koran, majalah dan media online yang resmi. "Berita hoax itu Saya yakin akan kembali terkikis, jika ada keseriusan dari para pelaku media mainstream," kata Arya di sela-sela peringatan Hari Kebebasan Pers se-Dunia di Gedung Dewan Pers Jakarta, Minggu (23/4/2017).

Ditegaskannya, para pelaku media mainstresm sulit melaporkan para pelaku berita hoax di Medsos ke Dewan Pers, berbeda dengan para pelaku media mainstream yang melakukan pelanggaran. "Kalau Kita yang melanggar, Dewan Pers tinggal memanggil wartawan dan pimpinan medianya, selesai, tetapi bagi para pelaku berita hoax di Medsos, Dewan Pers pastilah kesulitan mau manggil siapa, mereka kan bukan wartawan dan bukan juga perusahaan pers," imbuhnya. Ia berharap para pelaku media mainstream harus kompak dalam memerangi berita hoax tersebut. /KBRN

Bogor : Korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas beruntun di kawasan Selarong Desa Cipayung Kecamatan Megamendung kabupaten Bogor bertambah satu orang. Pantauan reporter RRI Bogor hingga Minggu dinihari di RSUD Ciawi Bogor, Korban meninggal dunia atas nama Diana Simatupang (24 tahun), warga Griya Cisauk Serpong RT 01/08, Blok AB No. 1 Kel. Suradita Kecamatan Cisauk, Tangerang, Banten.
Kanit Laka Lantas Polres Bogor, Iptu. Asep Saepudin menjelaskan selain korban meninggal dunia, ada 2 korban luka berat dan 3 korban luka ringan yang saat ini masih dalam perawatan di RSUD Ciawi Bogor. "Korban meninggal atas nama Diana yang membonceng motor, sedangan pengemudi motor atas nama Oktariansyah meninggal dilokasi kejadian. Hingga saat ini masih ada 2 korban luka berat dan 3 luka ringan di RSUD Ciawi" jelas Iptu Asep Saepudin.
Berikut data korban meninggal dunia :
1. Oktariansyah Purnama Putra (26 tahun)
Alamat: Jl Rawas VIII No 534, RT 10 RW 2 Lebung Gajar, Sematang Sorang, Palembang, Sumatera Selatan
2. Zaenuddin (40 tahun)
Alamat: Babakan Lebak, RT 2/6 Sinargalih Bogor, Jawa Barat
3. Dadang (45 tahun), Kepala Desa Citeko
Alamat: Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor
4. Diana Simatupang (24 tahun), warga Griya Cisauk Serpong RT 01/08, Blok AB No. 1 Kel. Suradita Kecamatan Cisauk, Tangerang, Banten.
Kanit Laka Lantas Polres Bogor, Iptu. Asep Saepudin, memastikan pihaknya sudah menahan supir bis HS Transport berinisial BH (51) yang menjadi penyebab kecelakaan beruntun tersebut. kecelakaan lalulintas beruntun di kawasan Selarong Desa Cipayung Kecamatan Megamendung kabupaten Bogor terjadi Sabtu sore (22/4) saat mulai diberlakukan kembali arus dua arah dari Puncak menuju Bogor dan sebaliknya. Bis Pariwisata HS Transport yang diduga mengalami rem blong menabrak sejumlah kendaraan yang berada di depannya sehingga terhitung ada 12 kendaraan roda empat dan roda dua yang terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut.  Arus lalulintas di lokasi kecelakaan saat ini sudah dapat dilalui secara normal dua arah, sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut sudah dievakuasi ke Polsek Ciawi Bogor.

Bogor : Kejadian kecelakaan lalulintas beruntun terjadi Jln Raya Puncak tepatnya di turunan Selarong Desa Cipayung kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor, pada hari sabtu tgl 22 April 2017 sekitar jam 17.15 WIB saat diberlakukan sistem satu arah dari puncak menuju Bogor atau Jakarta.

Berdasarkan informasi dari Kepolisian Daerah Jawa Barat,  peristiwa itu berawal saat kendaraan bus pariwisata HS. Transport yg bergerak dari arah puncak menuju Gadog yang diduga mengalami rem blong setiba di tkp diturunan selarong bergerak kekanan kejalur gadog arah puncak sehingga menabrak sebuah kendaraan  Grand lLivina dan 2 kendaraan sepeda motor lalu menabrak sebuah kendaraan Daihatsu ayla dan 3 kendaraan avanza yang bergerak dari gadog menuju puncak dan kwmudian bus bergerak kekiri menabrak sebuah kendaraan Avanza dan angkot serta menabrak 3 kendaraan sepeda motor yang bergerak dari puncak menuju gadog ,kendaraan bus berhenti di tengah jalan melintang menghadap ke barat ,sehingga terjadi laka  lantas.

Kabid humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan dari data sementara korban laka lantas itu meliputi 3 meninggal dunia 3 luka berat dan 3 luka ringan. " sampai saat ini petugas kepolisian masih berada di tkp untuk evakuasi, untuk jumlah korban pasti juga masih didata" ujarnya dalam pesan singkatnya kepada RRI. Korban kecelakaan dievakuasi ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Sementara penyidik Satlantas Polres Bogor masih mengumpulkan data dan fakta dari kecelakaan di jalur puncak itu dan berusaha membersihkan kendaraan yang terlibat kecelakaan dari tengah jalan. Akibat kejadian ini, jalur puncak mengalami macet total kdua arah.

Jakarta : Selain seleksi melalui jalur undangan atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), calon mahasiswa baru juga bisa mengikuti jalur ujian tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) untuk dapat meraih impiannya mengenyam pendidikan di perguruan tinggi negeri impian. “ Ada tiga pola penerimaan mahasiswa PTN, yaitu SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan calon mahasiswa yang memiliki potensi akademik yang baik, sehingga dapat menyelesaikan studi dengan baik. Hari ini kita akan mengumumkan pendaftaran SBMPTN 2017 ” ujar Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Intan Ahmad dalam jumpa pers di Ruang Sidang Lantai 3 Gedung D Kemenristekdikti, Jakarta (10/4/2017).

Pendaftaran SBMPTN dilakukan secara online. Siswa kelas XII maupun alumni SMA/sederajat bisa mempelajari tata cara pendaftaran secara lengkap dapat pada laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id. “ Calon mahasiswa sudah dapat mengakses dan melakukan pendaftaran SBMPTN 2017 mulai 11 April pukul  08.00 WIB sampai dengan 25 April pukul  23.59 WIB” jelas Ravik Karsidi, Ketua Panitia Pusat SNMPTN dan SBMPTN 2017. Ravik mengatakan SBMPTN 2017 diikuti 85 PTN di lingkungan Kemenristekdikti dan Kemenag, termasuk ISI dan ISBI, yang terbagi dalam 42 Panitia Lokal, di bawah koordinasi Panitia Pusat. Jumlah PTN yang ikut bergabung tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 78 PTN. Menurut Ravik daya tampung SBMPTN dari tahun ke tahun selalu meningkat,  115.788 pada tahun 2015, 126.804 pada tahun 2016, dengan bergabungnya PTN baru pada SBMPTN 2017, Ravik yakin bahwa daya tampung akan semakin meningkat. “ Daya tampung SBMPTN, minimum 30% dari daya tampung masing-masing PTN” ujar Ravik.
Bentuk seleksi berdasarkan hasil ujian tertulis yang terdiri dari Paper Based Testing (PBT) dan Computer Based Testing (CBT). “ Tahun ini kita targetkan 30.000 CBT peserta seleksi SBMPTN” ungkap Ketua Pokja SBMPTN Budi Prasetyo. SBMPTN  2017  dapat diikuti oleh  siswa  lulusan  tahun 2015,  2016  dan  2017  dari pendidikan menengah (SMA/SMK/MA) atau yang sederajat, termasuk paket C.
Pembiayaan  penyelenggaraan  SBMPTN dibebankan  kepada  peserta  seleksi  dan disubsidi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Peserta SBMPTN dari keluarga kurang  mampu  secara  ekonomi  dan  mempunyai  prestasi  akademik  tinggi  dapat mengajukan dana bantuan biaya pendidikan Bidikmisi.
Mekanisme Pendaftaran diatur sebagai berikut :
1.  Calon peserta membaca informasi lengkap mengenai SBMPTN 2017 yang dimuat dalam Panduan SBMPTN yang dapat diakses di laman http://www.sbmptn.ac.id.
2.  Calon  peserta  mengisikan  data  nama  dan  tanggal  lahir  pada  laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id  untuk  mendapatkan  Kode  Akses  Pendaftaran (KAP),  Personal Identification  Number (PIN),  dan  Slip Pembayaran.  Slip Pembayaran  memuat  Kode Pembayaran  yang diperlukan  untuk melakukan pembayaran biaya seleksi.
3.  Calon peserta melakukan pembayaran biaya seleksi sebesar Rp.200.000,00 (Dua Ratus Ribu Rupiah) di salah satu bank mitra (Bank Mandiri, Bank BNI atau Bank BTN)  dengan  membawa Slip  Pembayaran. Pembayaran  biaya  seleksi ini  harus dilakukan dalam waktu 3 x 24 jam sejak pencetakan Slip Pembayaran.
4.  Setelah melakukan pembayaran, peserta dapat melanjutkan proses pendaftaran di laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id
a.  Calon peserta mengunggah file pasfoto terbaru (berwarna) yang sesuai dengan ketentuan
b.  Calon peserta mengisikan data induk pada borang yang ditampilkan
c.  Calon  peserta  mengisikan  informasi  SMA/SMK/MA  asal  sekolah  termasuk tahun kelulusan
d.  Calon peserta memilih Panlok tempat dimana akan mengikuti ujian, kemudian memasukkan program studi pilihan secara berurutan mulai dari program studi pilihan pertama dengan ketentuan :
1)  Apabila  peserta  memilih  program  studi  dari  bidang  ilmu  seni  dan keolahragaan,  peserta  juga  harus  mengisikan  informasi  PTN  tempat dimana peserta akan mengikuti ujian ketrampilan tersebut. Untuk hal ini, calon  peserta  harus  terlebih  dahulu  membaca  ketentuan  yang  berlaku  di setiap PTN penyelenggara program studi yang akan dipilih, sehingga calon peserta dianggap sudah mengetahui tentang semua ketentuan yang berlaku di PTN yang dipilih.
2)  Apabila peserta memilih untuk mengikuti ujian CBT, maka peserta akan ditentukan lokasi ujian CBT di PTN Penyelenggara yang termasuk dalam Panlok  yang  dipilih,  sejauh  kuota  peserta  ujian  CBT  di  lokasi  tersebut masih tersedia.
3)  Calon Peserta mencetak Kartu Tanda Peserta sebagai tanda bukti sebagai peserta SBMPTN 2017
Jadwal SBMPTN 2017
1.  Pendaftaran online untuk PBT dan CBT dibuka mulai tanggal 11 April 2017 pukul 08.00 WIB sampai dengan 05 Mei 2017 pukul 22.00 WIB. Khusus pendaftar CBT waktu pendaftar akan dibagi menjadi 2 tahap yaitu tahap pertama mulai tanggal 11 April pukul  08.00 WIB  sampai dengan 25 April pukul  23.59 WIB atau  tanggal sebelumnya sampai kuota tahap pertama habis dan tahap kedua mulai tanggal 26 April pukul 08.00 WIB sampai dengan 05 Mei pukul 23.59 WIB
2.  Ujian Tertulis (PBT dan CBT) : Selasa, 16 Mei 2017
3.  Ujian Keterampilan : Rabu, 17 Mei 2017 dan/atau Kamis, 18 Mei 2017.
4.  Pengumuman SBMPTN : Selasa, 13 Juni 2017
Pilihan PTN dan Program Studi
1.  Peserta dapat memilih program studi sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan :
a.  Peserta  ujian  yang  hanya  memilih  1  (satu)  program  studi  dapat  memilih program studi di PTN manapun.
b.  Peserta ujian yang memilih 2 (dua) program studi atau lebih, salah satu pilihan program  studi  tersebut  harus  di  PTN  yang  berada  dalam  satu  wilayah pendaftaran  dengan  tempat  peserta  mengikuti  ujian.  Pilihan  program  studi yang lain dapat di PTN di luar wilayah pendaftaran tempat peserta mengikuti ujian
2.  Urutan pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.
Layanan  informasi  resmi dapat  diakses  melalui laman  http://sbmptn.ac.id dan melalui http://halo.sbmptn.ac.id dan Call-Center 0804-1-456-456 serta media sosial facebook :http://facebook.com/SekreSBMPTN dan Twitter : @SekreSBMPTN
Berdasarkan pengalaman pelaksanaan SBMPTN tahun lalu bahwa pendaftaran pada waktu awal hanya sedikit dan sebagian besar menumpuk di bagian akhir, maka kepada calon peserta dihimbau agar tidak melakukan pendaftaran di akhir tanggal penutupan.
Ketua Panitia Pusat SNMPTN dan SBMPTN juga mengatakan bahwa Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017 akan diumumkan 26 April 2017 pukul 18.00 WIB melalui website http://snmptn.ac.id.// kemenristekdikti
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL