18 November 2018

RSS Facebook Twitter

Redaksi

Redaksi

Jakarta: Piala Dunia 2018, yang dijadwalkan berlangsung di Rusia pada 14 Juni hingga 15 Juli, akan memakai maskot serigala berkacamata yang disebut Zabivaka. Namanya diambil dari bahasa Rusia yang berarti "Sang Pencetak Gol". Maskot ini dipilih sesuai hasil jajak pendapat masyarakat Rusia. Dari jutaan pemilih yang melakukan vote secara online, di laman FIFA pada 2016 lalu, 53 persen memilih Si Serigala ini. Zabivaka terpilih dengan mengalahkan calon lain, yakni Harimau (27 persen) dan Kucing (20 persen). Sosok maskot serigala yang terlihat sporty merupakan hasil kreasi seorang siswa sekolah desain bernama Ekaterina Bocharova. Pada 2016, saat peluncuran maskot ini, leganda Piala Dunia asal Brasil, Ronaldo, memujinya, "Maskot adalah duta yang bagus untuk memromosikan event dan memberi banyak kegembiraan di stadion. Saya sudah melihat hal itu sudah terjadi di Rusia sat melihat Zabivaka di atas panggung."

Dalam laman resmi FIFA, dijelaskan filosofi yang memayungi sosok ini. Zabivaka dianggap sebagai penjelmaan sosok yang memesona, percaya diri, dan punya rasa sosial. "Sebagai pemain sepak bola dia mungkin yang termuda dalam timnya, tapi dia cepat, berani, berteknik, dan berkontribusi pada kemenangan tim." Lalu, mengapa Si Serigala Zabivaka itu memakai kacamata? Laman itu menulis, kacamata tersebut diyakininya bisa memberinya nilai tambah dalam akurasi di atas lapangan. Akurasi itu juga diharapkan jadi sisi yang bisa dimunculkan pemain yang tampil di Piala Dunia 2018./KBRN

Jakarta: Pesta Akbar Sepakbola Piala Dunia 2018 di Rusia akan menjadi materi berharga bagi Radio Republik Indonesia, melalui Programa 3 (Pro 3 RRI) untuk dapat menyiarkan pandangan mata jalannya pertandingan sepakbola secara langsung ke seluruh pedengar se-tanah air. Kekuatan dan daya jangkau siaran RRI ke pelosok negeri, termasuk membantu kaum difabel menjadi salah satu alasan bagi promotor FMA Creating Football Moments saat berkunjung ke Radio Republik Indonesia (RRI) di Jakarta.
CEO FMA Creating Football Moment, tuan David T.khim mengatakan LPP RRI nantinya akan menjadi satu-satunnya radio di Indonesia yang menyiarkan langsung seluruh pertandingan Piala Dunia FIFA ke-21 tahun 2018, karena mendapatkan Lisensi sebagai Radio Broadcast Sepakbola Piala Dunia. "Jadi, Tujuan kami bekerjasama dengan LPP RRI ingin membuat sepakbola Piala Dunia 2018 nanti, dapat dinikmati semua kalangan. Baik itu kalangan disabilitas yang tidak bisa melihat, mereka dapat menikmati Siaran Piala Dunia dari Sabang sampai Merauke." ujar David T. Khim didampingi Pongky Rivamanto dari FMA (Creating Football Moments) saat pertemuan tertutup di ruangan Direktur LPP RRI, jumat (8/12/2017). "Berdasarkan pertemuan hari ini, maka kami sepakat untuk memberikan LPP RRI sebagai Radio berlesensi resmi untuk Sepakbola Piala Dunia 2018 dan baru kemungkinan semua kontrak dan kerjasama itu, akan dimulai Januari." tegas Mr.David dihadapan Dirut LPP RRI, M.Rohanudin disaksikan Direktur Layanan Usaha LPP RRI, Godlief Richad Poyk, didampingi Kabid Pengembangan Usaha DIT. LPU Bugi Hidayat dan Kepala Pusat Pemberitaan Pro-3 RRI Widhi Kurniawan.
Gayung bersambut, Direktur Utama LPP RRI, M.Rohanudin tegas mengatakan pihaknya bersyukur dan siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. "Bersyukur dan menarik sekali,karena RRI mendapat lisensi broadcasting dan itu diberikan RRI sebagai satu-satunya radio penyiaran di Indonesia. Lalu,kenapa RRI dipilih? karena mereka memandang RRI adalah satu-satunnya di Indonesia yang dipercaya mereka memiliki jaringan sangat kuat," ungkap Dirut LPP RRI, usai pertemuan dengan pihak FMA Creating Football Moment di Jakarta. "Faktannya memang RRI memiliki 97 stasiun dan 222 stasiun relay di Indonesia. Jadi memang pantas untuk dipilih (untuk menyiarkan siaran langsung pandangan mata sepakbola Piala Dunia 2018)," tegas M.Rohanudin.
Dirut LPP RRI sudah menyerahkan kepada Pusat Pemberitaan Pro-3 RRI dibawah pimpinan Widhi Kurniawan untuk menyiapkan reporter pilihan dan perangkat pendukung lainnya,demi menyukseskan hajat sepakbola sejak tanggal 14 Juni hingga 15 Juli 2018 dari Rusia, melalui berita radio setiap jamnya termasuk buletin olahraga, live straming disaat pesta bola diselenggarakan diseluruh stasiun RRI. "Bahkan nanti kami akan meng-created melalui Pro-3 RRI, siaran siaran ini akan ada kuis (Piala Dunia), siaran langsung pertandingan bola dari Rusia kemudian, ada beberapa reporter yang dikirim kesana. Tapi yang paling penting, akan ada penyiaran secara bersama didaerah-daerah, berupa audio video yang dahulu dikenal nonton bareng, sekarang pesta bola." tambahnya.
Rencananya setelah pertemuan hari ini akan ada tindak lanjut berikutnya, termasuk pematangan sistem pola siaran langsung dalam gelaran pesta bola, saat babak semifinal dan final sepakbola Piala Dunia 2018. - KBRN

Jakarta : Presiden Joko Widodo melantik Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi Panglima TNI yang baru, di Istana Negara pada jumat (08/12/2017) jam 17.00 WIB.  Hadi menggantikan Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, yang akan memasuki masa purna tugas pada akhir Maret 2018 .  Hadi sebelumnya telah lolos dalam uji kelayakan dan kepatutan(fit and proper test) di Komisi I DPR RI pada Rabu (06/12/1017). 

Pada Kamis (07/12/2017) DPR RI secara sah mengumumkan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI dalam Sidang Paripurna di Gedung Parlemen Senayan. 

Marsekal Hadi Tjahjanto pernah menjabat sebagai Sekretaris Militer Kepresidenan pada tahun 2015-2016. Kemudian ia diangkat menjadi Inspektur Jendral Kementerian Pertahanan pada tahun 2016. Hadi menjabat sebagai Irjen Kemenhan hanya selama 3 bulan. Kemudian ia dipromosikan menjadi Kepala Staff TNI AU menggantikan Marsekal (Purn) Agus Supriyatna yang pensiun.

Hadi mulai menjalankan tugas sebagai KSAU pada 18 Januari 2017. Dalam kurun waktu 10 bulan, Hadi dicalonkan menjadi Panglima TNI. Tepatnya pada hari ini, Jumat (08/12/17) Hadi dilantik menjadi Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo - KBRN

Jakarta : Menghadapi tahun politik, yaitu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 2018 dan pemilihan presiden pada 2019, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengingatkan segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga netralitas sebagai abdi negara. Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja mengingatkan, pasangan calon dilarang melibatkan ASN, TNI, maupun Polri. Selain itu, dilarang melibatkan ASN dalam mengambil keputusan saat kampanye.

Sementara ASN juga dilarang memasang spanduk, ikut serta dalam aksi tindakan kampanye. “Pegawai ASN juga tidak boleh foto bersama pasangan calon (Paslon) dan mem-posting-nya di media sosial. ASN juga tidak diperbolehkan menjadi narasumber dalam acara yang berkaitan dengan politik,” kata Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR-RI, di Jakarta, Kamis (30/11).

Setiawan menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri. Bagi pegawai ASN yang bersikap tidak netral dalam perhelatan politik itu akan ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Hukuman disiplinnya sedang sampai berat. Jadi tidak ada hukuman yang ringan. Dan yang terakhir, Kementerian PANRB akan melakukan monitoring dan evaluasi secara intensif,” jelas Setiawan. Dalam RDP yang dipimpin oleh Fandi Utomo itu, hadir juga ASOPS Kapolri Irjen M. Iriawan, ASOPS Panglima TNI Mayjen L. Pusung, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono, Ketua KPU Arief Budiman, serta Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Harjono. 

Sumber : Humas Kementerian PANRB

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL