14 Desember 2018

RSS Facebook Twitter

Redaksi

Redaksi

Selasa, 30 April 2013 23:09

Yang Tersisa Dari Jamsinas Jambi 2013

Ende - Jamsinas boleh berakhir. Helatan pertama berlangsung 2010 di Gorontalo, kemudian diteruskan 2011 di Palangkaraya, kemudian diputuskan untuk digelar dua tahun sekali, itu berarti harus berla ngsung 2013. Kota Jambi Ibu Kota Sepucuk Jambi Sembilan Lurah menjadi ajang pertemuan kekerabatan insan RRI dari Aceh  sampai Merauke, Tahuna sampai Kupang. Pertemuan dua tahunan untuk tahun 2013 memiliki  makna tersendiri, karena Pemerintah Daerah Jambi, lengkap menerima kehadiran Seribu insan RRI di negeri Sepucuk Jambi. Sejumlah kegiatan penting dielenggarakan jajaran RRI termasuk agenda yang disodorkan Panitia Pusat ke Stasiun tuan rumah, dalam hal ini RRI Jambi.

Kompetisi dan adu kemampuan insan RRI dan non RRI atau masyarakat umum, menambah kekerabatan itu. Kompetisi membutuhkan kemampuan dan kepiawaian para pelaku kompetisi, baik secara kelompok maupun individu. Sebut saja Lomba Reportase Olahraga. Masyarakat umum dilibatkan, menunjukan betapa RRI, ingin dekat dengan publik dan khalayak pendengar, meski pada penjurian sejumlah Lomba, jauh dari apa yang telah digariskan dalam Juknis kita. Banyak peserta mengeluhkan ketidak tulusan kita menjadi Juri unhtuk sesama sendiri. Kalau Bukan Kita, Siapa Lagi.

Pemerintah Daerah Jambi membangun sebuah Tugu untuk mengenang kehadiran insan RRI dari seluruh Indonesia. Tugu Jaminas itu, dibangun oleh paguyuban BUMN dan BUMD dibawah koordinator LPP RRI Jambi. Jambi  memahami keberadaan RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik, Pemersatu Bangsa, yang sepadan dengan nafas hidup masyarakatnya. Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus pun berpantun menutup Jamsinas......." Dibilas juga busana Terurai, Daun Pandan dipanas Bara. Jamsinas sudahlah usai, Tahun Depan Jamsinas di Jogjakarta. Kalau petang tinggalah Kendi, jika Madu Saranglah jadi. Kalau peserta tinggalkan Jambi, jika Rindu datanglah lagi, Kami siap Menanti........................."" SAYONARA JAMSINAS 2013, SAMPAI BERTEMU LAGI DI JOGYAKARTA /KBRN/wl

Jambi  - Kemampuan peserta lomba web design Jambore Siaran Nasional (Jamsinas) 3 yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, patut diperhitungkan. Andi Permadi, salah seorang dewan juri mengatakan para peserta telah mampu membuat web dengan baik. Bahkan ada diantara peserta yang dalam membuat webnya telah sampai ke sistem yang applicable untuk semua pengembangan. “Ada beberapa yang mempunyai kesisteman yang applicable untuk semua pengembangan. Mereka sudah memikirkan agar webnya dapat dilihat pengunjung melalui berbagai browser tanpa merubah tampilan,” ungkapnya di Jambi, Sabtu (29/4/2013)  “Mereka juga mempertimbangkan dari sisi pangekses yang menggunakan smartphone, seperti menggunakan tab, balckberry dan iPhone.” Andi menambahkan, beberapa peserta juga ada yang menampilkan keragaman informasi, kususnya web radio. Mereka kuat disisi audionya, tidak hanya teks seperti tampilan web pada umumnya. “Jadi tidak hanya teks, mereka kuat disisi audionya, data base, podcast-podcast yang unggulan yang sudah disiarkan di radio, yang tidak bisa didengar lagi lewat radio, mereka tampilkan di web.”

Perlombaan dibidang IT (informasi teknologi) yang baru pertama kali digelar RRI ini memunculkan RRI Jakarta sebagai juara satu, disusul kemudian RRI Bogor dan RRI Palu di tempat ketiga.Lomba web design ini diikuti 53 satker RRI seluruh Indonesia, termasuk RRI yang ada di daerah perbatasan, seperti Nunukan, Atambua, Lhokseumawe dan bahkan Entikong.Selain Andi Permadi, dewan juri terdiri dari Soleman Yusuf- Kepala RRI Madiun dan Thamrin Syah dari professional yang kini menjabat sebagai kepala bidang IT di salah satu universitas IT di Jambi. Penilain pemenang web design ini diantaranya dilihat dari originalitas kreatifitas, karakteristik identitas RRI, dan kesisteman yang applicable untuk semua pengembangan./KBRN/wl

Senin, 29 April 2013 21:15

Tips Kulit Bebas Dari Minyak

Jakarta - Memiliki jenis kulit berminyak biasanya membuat Anda harus bolak balik ke kamar mandi untuk touch up makeup. Kalau tidak, Anda akan terkejut melihat bayangan Anda yang penuh kilau di wajah bagaikan kilang minyak. Umumnya, makeup juga hanya bertahan selama 2 jam saja di pagi hari. Dan pada saat sibuk-sibuknya, Anda malah dibuat khawatir akan penampilan Anda.

Tak perlu frustasi dulu, sebenarnya Anda justru harus bersyukur diberkahi dengan jenis kulit berminyak yang jauh dari kerutan di wajah dan tampak selalu awet muda.

Seperti dilansir dari Vemale, Senin (29/4/2013), untuk mengatasi kelebihan minyak di wajah, ada caranya dan tidak ribet kok. Cukup ikuti beberapa langkah berikut ini:

 

Pastikan mencuci tangan sebelum menyentuh wajah

Hindarkan tangan kotor Anda dari wajah. Dan pastikan Anda mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh wajah. Tangan membawa banyak bakteri yang mudah menyebar ke mana-mana, dan terutama di area wajah. Yang kemudian dapat menyebabkan wajah berjerawat. Untuk itu, pastikan terlebih dahulu tangan Anda bersih dari bakteri ya.

Gunakan masker wajah

Memilih masker wajah untuk kulit berminyak tak bisa sembarangan. Pilih yang tipenya mineral clay sehingga ramah di kulit serta dapat mengangkat kelebihan minyak dengan maksimal. Selanjutnya Anda juga tak boleh membasuh wajah dengan air hangat. Tetapi sudahi dengan astringent alami seperti irisan mentimun.

Langkah akhir, baru bilas dengan air dingin sehingga kulit terasa lebih segar dan bebas dari minyak.

Jauhkan rambut dari wajah

Disarankan Anda tidak memilih model poni depan yang justru akan memancing kemunculan kelebihan minyak. Lebih baik hindarkan poni dan anak-anak rambut dari wajah, sehingga wajah menjadi lebih segar dan kelebihan minyak bisa dicegah.

Selain dari kulit, rambut juga seringkali membawa minyak yang dapat membuat minyak di wajah bertambah jumlahnya. Disarankan Anda memakai bandana, jepit atau mengikat ekor kuda saja.

Jangan dipencet

Saat ada jerawat yang sedang meradang dan memerah, hindari memencetnya. Memencet akan menyebabkan jerawat semakin parah. Dan minyak di sekitarnya justru akan semakin banyak produksinya. Untuk itu lebih baik pakai obat jerawat yang fungsinya mengeringkan saja, sehingga jerawat tidak meninggalkan bekas luka, serta kulit tetap segar.

Pilih makeup khusus

Saat ini banyak kok makeup yang memang khusus diperuntukkan wajah yang berminyak atau sensitif. Untuk itu, lebih baik pilih produk yang khusus untuk kulit berminyak sehingga dapat meminimalisir produksi minyak di wajah. Biasanya produk tersebut juga dilengkapi formula yang dapat mengurangi jumlah minyak. Kekhawatiran Anda jadi berkurang lagi untuk kasus yang satu ini.

Gunakan Sabun khusus

Jangan memakai sabun biasa, tetapi pakailah sabun khusus yang dapat membantu mengurangi kelebihan minyak. Mungkin efeknya tidak langsung seketika, namun dengan pemakaian rutin, maka perlahan kadar minyak di wajah bisa dikontrol jumlahnya.

Gunakan Face paper

Atasi juga dengan oil face paper untuk cara praktis mengurangi kelebihan minyak di wajah. Setidaknya cara ini membantu untuk menjaga makeup lebih awet dalam waktu singkat tanpa Anda harus menghapus dan retouch lagi. Selain itu, penting untuk Anda memperbanyak minum air mineral serta mengonsumsi sayuran dan buah-buahan/KBRN/wl

Jakarta - Bupati Bogor Rachmat Yasin memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan keterangan soal proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Bukit Hambalang, Jawa Barat. "Kalau sekarang saya belum tahu apa-apa, hari ini saya tidak dipanggil masalah perizinan tapi masalah Hambalang," kata Rachmat saat datang ke gedung KPK Jakarta, Senin (29/4/2013).
Rachmat menjadi saksi untuk tiga tersangka kasus tersebut yaitu mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, mantan Kepala Biro Perencanaan Kementerian Pemuda dan Olahraga Deddy Kusdinar, dan mantan Direktur Operasional 1 PT Adhi Karya (Persero), Teuku Bagus Mukhamad Noor. Saat memberikan keterangan pada 13 Desember 2012, Rachmat mengaku tidak mendapat desakan untuk memberikan izin pembebasan tanah Hambalang.
Dalam hasil audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rachmat disebut menandatanganisite plan meski Kementerian Pemuda dan Olahraga belum atau tidak melakukan studi amdal terhadap proyek Hambalang. Tindakan itu diduga melanggar Undang-Undang No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Peraturan Bupati Bogor No.30/2009 tentang Pedoman Pengesahan Master Plan, Site Plan, dan Peta Situasi. "Saya selaku kepala daerah ingin kooperatif dengan pemerintah pusat karena itu proyek nasional, sebisa mungkin saya bantu, saya tidak melanggar apapun karena saya membuat kebijakan berdasarkan aturan," kata Rachmat./KBRN/wl

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL