23 April 2019

RSS Facebook Twitter

Yofri Haryadi

Yofri Haryadi

Bogor : Puluhan aktifis mahasiswa se Bogor Raya melakukan aksi di halaman Dinas PUPR Kabupaten Bogor menuntut perbaikan infrastruktur yang tidak terselesaikan selama 2017 ini, Selasa (12/12/2017). Aksi yang di lakukan para mahasiswa sebogor raya itupun di lakukan sekaligus peringatan hari anti korupsi sedunia yang jatuh pada 9 desember . Arifin , aktifis mahasiswa sebogor raya mengatakan banyaknya pekerjaan infrastruktur yang mangkrak akibat tidak terserapnya Dana Alokasi Khusus menunjukan rencana dan tata kelola anggaran yang kecenderungan koruptif. 

"Sekarang lihat jalan di Dramaga, di ciawi dan daerah pelosok di kabupaten Bogor berlubang dan banyak jalan pintas yang tidak tersambung ini kan merugikan masyarakat dan adanya rencana yang salah dalam pembangunan di kabupaten Bogor ini ", Ujar Arif, Selasa (12/12/2017)

Aksi yang di lakukan puluihan mahasiswa sebogor raya tersebut di lanjutkan dengan longmarch  ke Gerbang Tegar Beriman Cibinong yang bersamaan dengan pelaksanaan rapat Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Bogor .Namun sayang aksi itupun tidak mendapat respon dari pejabat berwenang.

Bogor : Lingkar penjualan onderdil bekas kendaraan bermotor di sejumlah pasar loak maupun lapak yang di jual bebas terindikasi menjadi lingkaran penadah kejahatan otomotif   Tidak hanya pencurian dan perampasan atau begal saja sentra penjualan onderdil bekas baik roda 2 maupun empat itupun juga menjadi tujuan pelaku penggelapan kendaraan bermotor dengan beragam modus.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Bimantoro Kurniawan mengakui kesulitan dalam pembuktian kasus tersebut .Karena harus di dasarkan pada pelaporan dan juga alat bukti yang di miliki , ada alat bukti tanpa ada  laporan hanya memperlambat proses penyelidikan.Berbeda jika terungkap adanya kejahatan yang mengawali terjadinya penjualan onderdil ranmor bekas. "Sekarang banyak kan yang menjual onderdil kendaraan bermotor bekas nah ini salah satunya yang sudah kita tangkap yang berawal dari kasus pembunuhan dan ternyata barang milik korban di preteli kemudian di jual di lapak onderdil bekas di Citeureup ", Jelas AKP Bimantoro Kurniawan, Selasa (12/12/2017).

Kasat Lantas Polres Bogor itupun mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak membeli kendaraan tanpa kelengkapan surat baik STNK maupun BPKB. Dari pintu inilah pihak kepolisian akan melakukan pendindakan terjadinya kejahatan otomotif  baik penadah , yang menguasai kendaraan hingga pelaku baik curanmor ataupun penggelapan.

Bogor : Berubahnya pasal 114 dan 113 dalam permendagri  tahun 2014 tentang pengelolaan keuangan dan pedoman pembangunan menjadi pangkal kesalah pahaman antara pemerintahan desa dan 2 instansi pengawas di daerah. Kesalah pahaman itu terjadi pada mekanisme tagihan pajak atas transfer keuangan Pusat dan daerah dalam bentuk Dana Desa dari APBN ke Kantor Pelayanan Pajak di kabupaten Bogor. Akibatnya tagihan baru itupun muncul pada bendahara desa di panggil aparat kejaksaan negeri setempat. Kondisi itu pun mendapat respon tenaga ahli pemberdayaan masyarakat desa Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Chaerul Tamam. Chaerul menjelaskan ada 3 komponen pungutan pajak tertagih dalam pengelolaan keuangan desa yakni PPN , PPH , dan pajak Final yang akan berubah baik dari sistem dan angkanya. Lambatnya penerbitan Perda yang merespon berubahnya 2 pasal dalam Permendagri tersebut menjadi pangkal kesalah pahaman antara kepala desa , inspektorat , kantor pajak dan kejaksaan sehingga terjadi temuan yang kurang menyenangkan. "sebetulnya jawabannya sudah di tuangkan dalam perbup yang nanti akan di keluarkan hanya saja pemerintah dan DPRD telat untuk mensahkannya jadi memang ada sebagian kecil yang belum membayar pajak tapi kan tidak mayoritas kepala desa di kabupaten Bogor", Jelas Chaerul Tamam,  Selasa (12/12/2017). Salah satu wilayah yang paling terkena Imbasnya adalah di Kantor Pajak Pratama (KPP ) Ciawi.

Sejumlah kepala desa mendapat panggilan dari kejaksaan menyangkut tunggakan pajak yang di kenakan pada saat pencairan Dana Desa yang nilainya mencapai 50 juta rupiah. Kepala Desa banjar Wangi Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor Eman Sulaeman menjelaskan  pemanggilan tersebut ternyata pembinaan kepada Bendahara dan Sekretaris Desa mengenai Tata Kelola keuangan yang baru. Seluruh alokasi Dana Desa sudah di serap dalam berbagai kegiatan infrastruktur pembangunan dan program pemberdayaan masyarakat.  "Sekarang ketika dana sudah di cairkan dan sudah di alokasikan sesuai peruntukannya , terserap habis 100 persen lalu pajak mana lagi yang harus di tunaikan , itu kan aturan baru nah selama ini acuan kita kan permendagri itu dan tidak ada yang bermasalah , hanya ekses dari teman teman kepala desa yang masih ketakutan kalau tunggakan pajak yang tidak di bayar jadi temuan korupsi", Ujar Eman Sulaeman Kepala Desa Banjar Wangi Kecamatan Ciawi . 

Persoalan tunggakan pajak itupun sudah terjawab sepenuhnya dalam Peraturan Bupati yang di keluarkan pada Januari 2018 nanti. Pada kegiatan Diseminasi dan sharing session yang berlangsung di gedung Tegar beriman Cibinong Bupati Bogor Nurhayanti menjelaskan , yang terpenting di lakukan sekarang adalah pembinaan terhadap perangkat desa dalam perencanaan, pemanfaatan dan pertanggung jawaban penggunaan uang negara.  Berubahnya item pada objek pajak dalam pembiayaan pembangunan itupun berdampak pada mekanisme pengelolaan dan pengawasan antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa , Inspektorat Daerah dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor.

Bogor : Untuk mengantisipasi kecelakaan akibat oleh rem blong pada kendaraan berat seperti bus dan truk. Satlantas Polres Bogor menginisasi pembuatan rute khusus darurat rem blong di sekitar turunan Selarong Puncak Bogor. Inisasi itu di lakukan melihat tingginya angka kecelakaan lalulintas di jalur Puncak terutama di jalan menurun dan menanjak .

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama menjelaskan, lajur khusus darurat rem blong mengambil sebagian bahu jalan yang di arahkan dengan sebuah besi dan beton penahan agar truk yang meluncur bebas karena rem blong tidak mengarah ke pengguna jalan lainnya. Upaya tersebut di harapkan dapat mengurangi resiko korban tewas para pengguna jalan lainnya.  "Ini hasil riset dan kajian kita jadi kalau ada jalur khusus untuk rem blong nanti sopir bisa mengarahkan kendaraan ke arah sini jadi nanti pengendara yang lain tidak terkena imbas tabrakan , nantinya akan kita buat di titik rawan kecelakaan seperti tikungan dan turunan terutama", Jelas Kasat lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama, Senin (11/12/2017)

Selain mengantisipasi adanya tabrakan yang lebih besar dengan pengguna jalan lainnya , jalur penyelamat rem blong itupun menjadi solusi di saat proses evakuasi .Karena tidak mengganggu lajur kendaraan di jalur utama kawasan Puncak Bogor .AKP Hasbi Ristama menambahkan dalam keadaan macet bus kerap mengurangi laju kecepatannya dengan banyak ngerem .Apalagi pada jalan yang menurun dan banyaknya kanvas rem yang terbuang itulah penyebab rem blong selama ini.

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL