23 April 2019

RSS Facebook Twitter

Yofri Haryadi

Yofri Haryadi

Bogor : Keberadaan Tempat Hiburan Malam di wilayah Kemang Bogor di bongkar Pol PP Kabupaten Bogor. Sebanyak 3 bangunan tidak berizin yang di jadikan Tempat Hiburan Malam dibongkar  dengan alat berat  dan nekibatkan  personel gabungan Pol PP, Polres Bogor dan TNIPemilik dan Pengelola Tempat Hiburan Malam (THM) tersebut nekad membangun kembali tempat bernyanyi, cafe dan warem itu lantaran sanksi yang di terapkan sebatas pembongkaran pada fisik bangunan  saja.

Kabid Bina  Riksa Pol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho menegaskan ke depan penindakan akan di sandingkan dengan penindakan pelanggaran Tata Ruang. "Ini kan pernah di tertibkan lalu muncul lagi, jadi nanti akan kita berikan sanksi pidana sehingga tidak pemilik dan pengelola bisa kita jerat pidana kurungan atau denda tidak cuma di bongkar saja". Jelas Agus Ridho, Rabu (25/05). Satu minggu sebelumnya,  Pol PP kabupaten Bogor telah memberikan segel pada 80 bangunan yang di jadikan THM di wilayah Kemang dan Gunung Putri. Namun dari jumlah tersebut menunggu pelimpahan dari Dinas Tata Bangunan Kabupaten Bogor.  Penertiban di lakukan bersamaan dengan program penertiban bangunan Pol PP Jawa Barat termasuk cipta kondisi jelang bulan Ramadhan 2016. 

Bogor : Terkait rendahnya hasilnya pertanian di Kecamatan Leuwisadeng, Bupati Bogor Hj. Nurhayanti akan mendorong pembangunan Bendungan "Leuwisenen" pada tahun 2016 yang nantinya akan mengaliri persawahan di dua desa seluas 75 Hektar. Hasil pertanian di Kecamatan Leuwisadeng baru mencapai 3-5 ton sedangkan di Kecamatan lainnya di kabupaten Bogor sudah mencapai 7 hingga 9 ton. “Pembuatan bendungan tersebut harus di dorong secepatnya guna meningkatan produksi pertanian di Leuwisadeng yang nantinya mengaliri persawahan para petani ” Ujar Bupati Bogor saat mengunjungi Kecamatan Leuwisadeng, Rabu (6/4).
Terkait keberadaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di kecamatan tersebut,  Hj.Nurhayanti meminta kepada para kepala desa agar alokasi dana desa  dianggarkan untuk melakukan rehab RTLH sehingga  penggunaannya tepat sasaran “Alokasi dana desa bisa digunakan untuk merehab RTLH di Kecamatan Leuwisadeng di samping APBD Kabupaten Bogor yang di kucurkan,  sehingga pada tahun 2018 tidak ada lagi RTLH di Kecamatan Leuwisadeng". Jelas Hj.Nurhayanti.
Namun Nurhayanti mengingatkan agar  para kepala desa melibatkan Camat dalam mengawal dana yang di kucurkan kepada desa untuk mencegah  kepala desa terjerat masalah hukum dalam pengunaan dana desa. Menurut rencana pada tahun 2016 Pemerintah kabupaten Bogor akan merehab 360 rumah, tahun 2017 akan merehab 575 rumah dan tahun 2018 akan merehab 583 rumah.
Bogor : Seorang Jurnalis harus dapat membedakan antara subyektifitas dan obyektifitas dalam penyusunan sebuah naskah berita, sehingga kemasan informasi yang di konsumsi masyarakat tidak menimbulkan pertentangan. Harapan ini disampaikan Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bogor, Erwin Sunarya saat diwawancara RRI Bogor dalam rangka Peringatan Hari Pers Nasional 2016. 
Erwin menilai saat ini awak media massa yang bertugas di wilayah kabupaten Bogor lebih banyak mengangkat sisi personalitas dari pejabat pemerintah dan hanya sedikit yang mereka angkat dari sisi kelembagaannya atau SKPD nya. Hal ini yang menjadikan sumber berita kerap menjadi bulan bulanan publik dan mempengaruhi kinerja yang tengah di lakukan, sementara roda pemerintahan di Kabupaten Bogor tidak di jalankan seorang diri melainkan melibatkan banyak institusi. Saat ini fokus pemberitaan yang di lakukan sebagian media yang bertugas di kabupaten Bogor banyak di arahkan kepada Kepala daerah atau kepala SKPD bersangkutan , dan permasalahan dari individu kepala daerah serta SKPD bersangkutan menjadi tolak ukur keberhasilan atau kegagalan sebuah pemerintahan. Dampaknya dalam kelembagaan adalah hubungan yang tidak sinergis antar birokrasi di tengah pemerintahan yang tengah di bangun. " Boleh saja komunikasi personal dijalankan , tetapi komunikasi kelembagaan jangan dihilangkan". Jelas Erwin.
Pemerintah kabupaten Bogor saat ini berharap agar sinergitas antara pemerintah dan media massa harus dalam satu tujuan yakni meningkatkan pembangunan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Kabupaten Bogor tanpa mengurangi kontrol sosial dari media bersangkutan. Media massa juga memiliki tanggung jawab sosial atas berita yang di muat yang tidak hanya sensasional untuk mengejar peningkatan oplah saja.
Bogor : Sebuah bus pariwisata Nopol  F 7575 WM dari arah Cianjur Menuju Jakarta mengalami tabrakan beruntun di turunan Selarong Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor. Menurut saksi mata di lapangan,  peristiwa terjadi di tengah hujan lebat sekitar Pkl. 12.00 WIB, bus pariwisata berwarna putih meluncur bebas dan kehilangan kendali sehingga menabrak mobil Honda City F 1078 KU yang dikemudikan Asep warga Kampung Kalong Sari, Desa Kalongsawah, Jasinga, Kabupaten Bogor.
Bus kembali menabrak Kijang Innova B 1132 CGY yang dikemudikan Sapto Ariwibowo warga Jakarta Barat, dan menabrak Kijang Grand B 1569 EMH yang dikemudikan Mat Sani warga Depok.Setelah itu bus melambung ke kanan dan menabrak sejumlah sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan dan yang sedang parkir dan menabrak truk F 8145 VP dari arah berlawanan (Bogor ke Puncak) mengakibatkan Bis terguling di tengah jalan. Bus yang terguling tersebut  di perkirakan mengangkut rombongan jamaah yang akan berziarah atau akan mengikuti kegiatan tabligh akbar di Jakarta. Para korban akibat kecelakaan itupun di larikan ke RSUD Ciawi Kabupaten Bogor.
Akibat kejadian kecelakaan beruntun tersebut, terjadi kemacetan panjang arus lalu lintas di kawasan puncak Bogor.  Satuan Lalulintas Polres Bogor melakukan penutupan arus menuju jalur puncak Bogor menunggu evakuasi bus yang terguling itu selesai. Kasat lantas Polres Bogor AKP Bramastyo menyatakan  pihaknya tengah melakukan penanganan akibat kecelakaan yang terjadi di Jalur Puncak Bogor. Termasuk evakuasi korban penumpang Bus Pariwisata serta kendaraan lainnya yang terlibat dalam tabrakan beruntun tersebut. " Telah terjadi laka lantas di turunan Selarong yang melibatkan satu bis besar, satu truk engkel, dua mobil dan dua motor. Para korban seluruhnya dibawa ke Rumah Sakit Ciawi Bogor". Jelas Kasat lantas Polres Bogor AKP Bramastyo. Sejauh ini belum di ketahu adanya korban tewas dalam peristiwa tersebut namun dari laporan awal yang di sampaikan kasat lantas Polres Bogor AKP Bramastyo, para korban mengalami luka ringan hingga luka berat.
Foto : TMC Polres Bogor
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL