23 April 2019

RSS Facebook Twitter

Yofri Haryadi

Yofri Haryadi

KBRN, Bogor :  Lima oarang dari Sembilan  pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan tewasnya Roni seorang remaja asal kampung Cileungsir RT 4 RW 6 Desa Ciadeg Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor, di bekuk Polisi, Senin (11/12/2017).  Pengeroyokan berawal dari  sakit hati PIA dengan Roni yang meminta bantuan kepada temannya untuk memberi pelajaran. Merasa ingin membantu AK bersama dengan 7 teman lainnya , YM , Tompel, Koim, AY Ade, dan Rizky membuat rencana untuk mengeroyok Roni di suatu tempat tidak jauh dari kampungnya.  Hingga akhirnya Roni dan seorang  temannya Reno di serang oleh kelompok motoris yang tidak lain adalah teman Pia.  Dalam kondisi yang tidak seimbang itupun Roni dan Reno tidak sanggup menghadapi tindak keroyokan hingga keduanya harus di larikan ke Rumah Sakit terdekat dan nyawa Roni tidak dapat di selamatkan.

Kapolres Bogor – AKBP Andi M Diki menjelaskan , dari 9 tersangka , 4 pelaku lainnya kini yang masih menjadi DPO mereka adalah Ade , Koim, Rizki, Memed . Kapolres Bogor AKBP Andi M Diki menambahkan ke 9 tersangka akan di kenakan sanksi dan pasal yang sama. " Aksi pengeroyokan yang di lakukan anak remaja dan usia sekolah bukan yang pertama kalinya terjadi di kabupaten Bogor.  belum lama ini duel adu kebal pelajar SMP di Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor dan itu sangat miris, di sini kita amankan ada golok ada motor juga , dan kita masih memburu para buron yang sudah kita dapatkan Identitasnya", Jelas AKBP Andi M Diki, Senin (11/12/2017).

Menyikapi hal itupun Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Bogor Tb. Lutfi Syam menegaskan ada peran masyarakat dan keluarga yang juga harus di evaluasi . Dan tidak hanya menyalahkan Dinas Pendidikan saja. " Ini kan jadi evaluasi bagi kita semua jadi banyak kejadian seperti itu kan di luar jam sekolah bagaiamana dengan orang tuanya dan bagaimana dengan lingkungan masyarakat lainnya jadi tidak hanya Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor saja yang di salahkan",ungkap  Lutfi Syam.

Polisi mengamankan sejumlah golok dan benda tumpul yang di gunakan pelaku untuk mengeroyok Roni dan Reno .9 tersangka itupun di kenakan sanksi perencanaan pembunuhan atau kekerasan terhadap orang  hingga menimbulkan kematian .Meskipun sebagian ada yang berusia belasan tahun pelaku tetap di kenakan jeratan Pasal 340 junto 338 junto 351 KUH Pidana dan Undang Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman 15 tahun penjara.

 

 

Jumat, 08 Desember 2017 16:58

Ratusan Pelajar Bogor Kecam Donald Trump

Bogor: Statemen presiden Adikuasa Amerika Donald Trump di kecam ratusan Pelajar Yayasan Birul Walidain Kemang Bogor. Presiden Amerika Donald Trump dalam statemennya yang mengakui Yerusalem adalah ibu kota Israel tidak dapat di terima begitu saja oleh masyarakat muslim dunia karena yerusalem adalah kota suci bagi 3 agama dan menjadi jaminan keamanan Internasional.
Ketua Yayasan Birul Walidain Kemang Bogor H.Mehmed Jalaludin mengatakan Masjidil Aqsa ,  masjid nabawi adalah milik umat Islam, dan harus di pertahankan sampai titik darah penghabisan. " Keberadaan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa adalah warisan umat Islam dan harus di pertahankan, beribadah di masjidil haram akan mendapatkan 1000 kebaikan, dan sholat di masjidil Aqsa akan mendapat 500 kebaikan", Tegas Mehmed Jalaludin, Jumat (08/12/2017).

Aksi yang di lakukan di lapangan sekolah itupun di tandai dengan penanda tanganan petisi di atas kain sepanjang 8 meter oleh para guru dan murid Yayasan Birul Walidain sebagai kecaman kepada Donald Trump dan Amerika atas penindasan terhadap Muslim Palestina dan Timur Tengah pada Umumnya.Aksi yang di warnai dengan orasi oleh para pelajar itupun menjadi bagian dari proses pembelajaran politik dan kepemimpinan di lembaga tersebut.

Bogor : Moratorium (pembatasan) izin sejumlah pemilik waralaba minimarket di Kabupaten Bogor masih belum di cabut, Pemerintah Kabupaten Bogor justru berencana melakukan evaluasi perizinan waralaba minimarket yang telah di terbitkan. Karena penetapan kuota waralaba minimarket untuk setiap kecamatan sudah di miliki pemkab Bogor.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor Dace Supriadi mengatakan pembatasan waralaba minimarket sudah di tentukan berdasarkan jumlah penduduk serta luas wilayah di setiap kecamatan. Jika jumlah waralaba melebihi kuota maka dinas akan melakukan cek ulang perizinan dan menacabut izin operasinya. "Kita udah verifikasi kok semuanya mulai dari bangunan sama izin usaha dari perusahaan mana , jadi kalau bangunan ya di tindak bangunannya kalau izin usaha ya di cabut atau di bekukan ". Jelas Kadisperindag Kabupaten Bogor Dace Supriadi, Selasa (03/01/2017).

Dari catatan yang di miliki untuk setiap 10 ribu rumah tangga hanya di perbolehkan ada 1 waralaba minimarket saja,  Artinya jika satu desa dengan jumlah penduduk di bawah 10 ribu maka tidak di perkenankan ada waralaba minimarket dan hanya di perbolehkan untuk warung kelontong tanpa ada emblem minimarket tertentu

Bogor : Para pengerajin sepatu di Kabupaten Bogor ternyata bukan murni sebagai pelaku usaha.  Penerapan sistim yang di lakukan para penguasa modal dan bahan baku menjadikan para perajin alas kaki di Kabupaten Bogor kehilangan 14 hingga 20 persen keuntungannya dari sector UMKM dan IKM alas kaki.

Sekretaris Jenderal Forum UMKM Kabupaten Bogor Dodi Darmawan menjelaskan saat ini para perajin hanya mengerjakan pesanan dari pelaku industry yang lebih besar, Modelnya tidak jauh seperti sistim Ijon dalam dunia pertanian ,  " Para pengrajin di persilahkan untuk meminjam bahan baku kepada toko yang di tunjuk , dengan carge biaya 4 persen dari total belanja yang di perlukan seperti sol, kulit imitasi, lem dan ornament alas kaki lainnya , Setelah mendapat order pesanan dalam hitungan pasang per kodi perajin melakukan produksi dan di hargai setelah di potong hutang bahan baku dan pinjaman lainnya '. Jelas Dody , Selasa (3/1/2017) di kantor Desa Mekarjaya Kecamatan Ciomas kabupaten Bogor . Pembayaran menggunakan giro yang pencairannya tidak setiap saat dapat di lakukan.

" Tidak sedikit para perajin menukar giro sebelum waktunya dan kahirnya terkena charge lagi yang merupakan potongan dari keuntungan yang di dapat ". Dodi Menambahkan. 

Model seperti itu tidak menguntungkan bagi pelaku UMKM kecil sekalipun nilai perputaran uang di bisnis alas kaki di Kabupaten Bogor mencapai 425 milyar rupiah pertahun namun hanya di nikmati segelintir pemain saja. Karena ada 2 pemain yakni pelaku perajin atau hanya sebatas pedagang, masuknya produk impor seperti Thailan dan Cina juga menjadikan para perajin beralih menjadi pedagang alas kaki. 
Penguasaan pasar alas kaki secara nasional sulit untuk di kendalikan, Terlabih penerapan pasar bebas asean dan juga geliat jual beli menggunaka n jaringan internet. Sementara para perajin UMKM di Kabupaten Bogor belum banyak menerapkan pola digital dalam memenangkan pasar.  Menteri Perindustrian RI Airlangga Haryanto berjanji akan membantu para pelaku UMKM dari keterpurukan.  "Tahun ini kita kan bangun UMKM agar lebih kuat karena UMKM menunjang ekonomi secara makro dan nanti kita akan rumuskan persoalannya dengan pemerintah daerah model seperti apa yang di inginkan untuk meningkatkan kualitas para UMKM di kabupaten Bogor '. Jelas Mentri Perdagangan Airlangga haryanto.

Industri alas kaki dan tekstil merupakan jenis industry yang terus berkembang dan jawa barat merupakan daerah dengan pertumbuhan yang sgnifikan yakni 42,62 persen .Jawa Barat khususnya Kabupaten Bogor menguasai pangsa pasar produksi alas kaki secara nasional akan tetapi sistem yang ada tidak menggerakan para pelaku UMKM bermodal pas pasan.

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL