18 Februari 2018

RSS Facebook Twitter

Yofri Haryadi

Yofri Haryadi

Bogor : Pasca pengehentian evakuasi korban yang di duga tertimbun longsor di Riung Gunung Puncak Bogor , tim evakuasi mulai melakukan pengupasan bukit untuk pelebaran dan pengerasan jalan , Kamis (08/02). Hal itu menyusul Instruksi dari Kementrian PUPR yang akan melakukan pengupasan 2 bukit di 3 titik yakni Riung Gunung –At Tawun dan Naringgul Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor.  Selain longsor di riung gunung jalur Puncak longsor juga terjadi di 24 titik yang tersebar di kecamatan Cisarua dan Megamendung, Longsoran tebingan itupun mengancam warga di tengah pemukiman padat penduduk serta jebolnya jembatan penghubung kampong dan desa luput dari pantauan para pengambil kebijakan.

Dalam kunjungannya ke lokasi bencana di kampong Naringgul Cisarua , Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar menjelaskan, di samping kerusakan tata ruang ada program pemerintah yang tidak berlanjut. Salah satunya penertiban vila liar di kawasan Puncak Bogor , Demiz menegaskan factor terhentinya program penertiban vila liar itupun karena minimnya dana dan perhatian dari pemerintah. " ini kan seharusnya pemilik vila liar membongkar sendiri , mereka kan orang terpandang orang besar punya jabatan pasti tahu kalau mereka melanggar kalau di tertibkan pemerinah habis dong uang negara untuk bongkar bongkarin vila liar, harus ada satu tujuan dalam menyelamatkan lingkungan jangan saling lempar kesalahan, ini tanggung jawab lintas pemerintah dan kementrian", Jelas Wakil Gubernur Dedy Mizwar , Kamis (08/02).

Sementara itu kondisi kerusakan lingkungan yang terjadi di kawasan puncak Bogor akibat salah urusnya perizinan dan juga ketidak seragaman data dan peta lahan terutama di Cisarua dan Cianjur. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Basuki Hadimulyo menjelaskan harus ada 1 peta yang mengatur lahan untuk perumahan dan perkebunan.  Kawasan Puncak di atur oleh lintas kementrian dan pemerintahan Degradasi lahan yang terjadi tentunya harus di selesaikan secara bersama sama.  

"Ini karena minimnya daerah resapan air bukan semata mata karena faktor cuaca , banyak lahan serapan yang hilang sehingga jalan kurang tertopang dengan kuat ", Tambah Menteri PUPR Basuki Hadimulyo.  

Alih fungsi lahan terus mengintai kawasan puncak Bogor.  Pelakunya adalah para pengusaha dan pemegang konsesi dan ketidak akuratan peta antara Lahan HGU milik perusahaan perkebunan, Taman Nasional dan lahan rakyat menjadi penyebab utama hilangnya 5,7 ribu hektar hutan puncak yang dampaknya adalah bencana banjir dan longsor. /KBRN

Bogor : Batu besar yang menutup seperempat jalan menuju lokasi korban bencana saat terjadi gempa bumi di lepas pantai Lebak Banten akhirnya berhasil di singkirkan. Truk pengangkut bantuan berupa makanan dan pakaian kepada sejumlah korban yang masih trauma akibat gempa di Desa Malasari dapat memasuki lokasi bencana.  Kapolres Bogor AKBP Andi M Diki bersama dengan seluruh jajaran TNI dan Pemerintah Daerah membagi tugas untuk membantu proses evakuasi dan rehabilitasi pasca bencana. Termasuk menyediakan hunian sementara bagi warga terutama anak anak yang trauma dengan kejadian itu.

Kerusakan yang di timbulkan dampak dari Gempa Bumi di lepas pantai Lebak Banten adalah  128 rumah rusak ringan dan 25 rumah rusak berat termasuk  sebuah Masjid //
Wilayah Desa Malasari Nanggung Kabupaten Bogor merupakan wilayah terdekat dari sumber gempa dan berada di ketinggian 3.000 meter di atas permukaan laut gunung Halimun Salak.
Selain desa Malasari, kerusakan bangunan juga menimpa Sekolah Dasar negeri Cimande 2 kecamatan Caringin kabupaten Bogor. Kepala Sekolah SDN Cimande 2 Anis Rengganis mengatakan ruang kelas 5 SD tersebut mengalami keretakan pada bagian dinding dan atap bangunan. Untuk sementara siswa kelas 5 SDN Cimande 2 belajar di ruang kerja guru menungggu perbaikan  atap dan dinding ruang kelas hingga aman untuk di tempati.
Bogor : Puluhan warga perumahan elit Sentul City Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor protes lantaran pasokan airnya di putus oleh pihak pengembang dan tagihannya tidak masuk akal. Pengembang Sentul City dengan mendasarkan SK Bupati Bogor berupa Sertifikat Pengelolaan Air Minum (SPAM) yang berujung pada tagihan tarif air secara flat dari harga PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor senilai 3800 rupiah per meter kubik di jual PT. Sentul City kepada warganya 7800 rupiah per meter kubik. hal ini di dasarkan dengan asumsi apabila jaringan pipa yang di bangun di kawasan perumahan elit tersebut adalah investasi dari pengembang Sentul City. Aksi setengah telanjang itupun di tumpahkan di depan gerbang PDAM Tirta Kahuripan Cibinong Kabupaten Bogor, Kamis (21/12/2017), Salah seorang warga Sinta Sindutomo menerangkan warga Sentul City menjelaskan upaya gugatan warga kepada PT. Sentul City di PTUN Bandung telah di menangkan dan izin SPAM yang di keluarkan Bupati yang akhirnya di cabut. Namun Tagihan air yang di minta pengembang Sentul City justru semakin bertambah dengan menambah beban tagihan Biaya Pengolahan Lingkungan kepada penghuninya. "tarif normal saja 500 ribu rupiah perbulan, ini ada yang di tinggal 3 tahun dan rumahnya kosong tidak di huni masa tagihannya sampai 23 juta, ini ada apa sebenarnya antara pengembang dan PDAM, jadi pengembang seolah menjadi broker , kami ingin biar PDAM langsung yang memasang jaringan dan memungut retribusinya ", Ujar Sinta, Kamis (21/12/2017). Dari hasil analisa Aleksander Silitonga warga Sentul City itupun akhirnya terkuak apabila harga air yang di keluarkan PDAM Tirta Kahuripan kabupaten Bogor hanya 3ribu 800 ribu rupiah liter per meter kubik akan tetapi Pihak Sentul City melalui Unit Bisnis yang di jual kepada warga 6100 hingga 7300 rupiah permeter kubik. Purnawirawan bintang 1 TNI itupun akhirnya mendesak agar bupati menarik investasi Sentul City agar PDAM mengambil alih langsung tagihan air PDAM di perumaan Sentul City. "Dalam kesepakatan kerjasama untuk pengolahan air seharusnya sudah berakhir pada 2009 lalu, dan di perpanjang tapi setelah kita menangkan tapi kenapa malah pemerintah kabupaten Bogor meminta banding, ini artinya pemerintah dalam hal ini bupati telah membuat kesepakatan dalam memonopili sumber air bagi warga perumahan sentul, masalah air adalah masalah hak asasi manusia kenapa di monopoli pengembang ", Jelas Aleksander Silitongan yang juga ketua RW di lingkungan setempat. Intimidasi pun di rasakan oleh Iwan , yang di putus saluran airnya bahkan di datangkan preman untuk menarik tagihan air yang nilainya berjuta juta, Iwan mengaku setelah di putus airnya oleh pengembang terpaksa membuat sumur untuk memenuhi kebutuhan airnya yang berakhir dengan intimidasi dari security dan preman bayaran. Menyikapi aksi dari warga Sentul City itupun Humas PDAM Tirta Kahuripan , Agus Setyawan hanya berkomentar apabila keadaan tersebut terjadi karena adanya kesepakatan kepala daerah dan PT Sentul City. "kita tidak mengurangi pasokan ke PT Sentul City masih normal jadi kalau tuntutan warga sentul adalah kepada kami itu salah, yang ada adalah dari PT. Sentul mendistribusikan pasokan airnya ke pengembangan komplek AEON karena itulah pasokan air bersih warga di gilir dan di perkecil, kalau masalah kerjasama itukan hak nya Bupati yang membuat kerjasama kalau kami di PDAM hanya mengikuti saja", Jelas Humas PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Agus. Aksi puluhan warga Sentul City yang di warnai teatrikal setengah telanjang itupun di di lanjutkan di depan Gedung tegar Beriman Cibinong di tengah kegiatan wisuda Pendidikan Kader Ulama. Namun Bupati Bogor Nurhayanti tidak menanggapi dan merespon aksi warga perumahan elit tersebut.
Bogor : Seluruh masyarakat Kabupaten Bogor , hari ini , Kamis ( 21/12/2017 ) , berduka dengan kepergian Diding Darwin Sarmidy Bin H Mad Ali suami Bupati Bogor Hj. Nurhayanti, Sh.MM. Diding Darwin yang di kenal akrab mendampingi Nurhayanti itu meninggal dunia pada usia 68 tahun. Berita duka terebut tersebar melalui jejaring komunikasi media sosial melalui grup whats App pada Kamis (21/12/2017) pukul 15.00 WIB. Almarhum Diding Darwin kelahiran 8 oktober 1949 , hingga kamis sore masih di semayamkan di rumah duka Komplek Sari Inten RT 01 RW 09 Desa Ciomas Rahayu Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor. Hingga kamis Sore ratusan bahkan ribuan pelayat mendatangi rumah duka di Ciomas Rahayu Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor. Selamat jalan pak Diding Darwin , Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT... aamiin.
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL