23 Juli 2018

RSS Facebook Twitter

Administrator

Administrator

Bogor : Yayasan Satu Keadilan menggugat Walikota Bogor Bima Arya dan Presiden Jokowi ke Pengadilan Negeri Bogor terkait dugaan kebijakan yang cenderung kurang toleran terhadap kegiatan masyarakat beribadah. Sebelumnya salah satu organisasi  kemasyarakatan Setara Institute menganggap Kota Bogor sebagai kota kurang toleran karean dipicu dikeluarkan nya surat edaran pelarangan peringatan hari besar beragama suatu kelompok masyarakat.

Ketua Yayasan Satu Keadilan Teguh Santoso kepada wartawan menjelaskan surat edaran berdampak pada pengajuan gugatan kepada Walikota Bima Arya. Sugeng berharap agar pengajuan gugatan itu direspon demi stabilitas kehidupan masyarakat Kota Bogor. Menurut Sugeng, Presiden Jokowi yang juga berkantor di Istana Bogor perlu memahami adanya dugaan kebijakan yang dianggap kurang toleran tersebut. " Presiden Jokowi juga berkantor di Istana Bogor jadi dia harus tau jika ada dugaan pelanggaran hak dasar masyarakat dalam menjalankan ibadah di Kota Bogor." Katanya di engadilan Negeri Bogor, Senin (23/11). 

Menyikapi hal itu Walikota Bogor Bima Arya menjelaskan surat edaran itu dikeluarkan dalam waktu terbatas dan bersifat insidentil serta sudah tidak berlaku. Bima Arya juga menyatakan surat edaran tersebut lebih bersifat antisipatif dan tidak bertujuan diskriminatif. " Kita akan jelaskan semua, kita akan jawab bahwa tidak ada Intoleransi di Kota Bogor." Ujarnya. Bima Arya juga mengajak semua komponen elemen bangsa menjaga persatuan kesatuan demi keharmonisan di Kota Bogor yang sedang membangun mewujudkan kesejahteraan dan keberagaman masyarakat,  dengan tetap mengedepankan sikpa toleransi.

Bogor : Pengawasan adanya gangguan keamanan dan ketertiban menjelang bulan puasa seperti peredaran Minuman Keras dan Praktek Prostitusi di berbagai sudut Kota Bogor menjadi target operasi Polres Bogor Kota dalam cipta kondisi wilayah. Kapolres Bogor Kota AKBP Irsan menjelaskan nantinya bersama unsur Muspda yang ada di Kota Bogor akan melakukan koordinasi dan komunikasi agar bisa menjaga kamtibmas seperti melakukan pembatasan jam Operasional Tempat Hiburan Malam. 

Sedangkan untuk langkah Cipta Kondisi saat ini setiap malam minggu melakukan razia miras dan Penyakit Masyarakat – Pekat di sejumlah wilayah yang sudah menjadi target operasi. " Kita sedang bahas dengan Muspida untuk pembatasan THM, sedangkan Cipta Kondisi dengan razia terus dilakukan anggota". Ujarnya kepada RRI , Kamis (28/05). Kegiatan Cipta Kondisi itu juga akan menyisir  Daftar Pencarian Orang – DPO berbagai kasus kriminalitas sehingga saat memasuki bulan Ramadhan suasana aman kondusif dapat tercapai. 

Bogor : Setelah menyelesaikan seluruh konstruksi bangunan Jalan Tol Bogor Outer Ring Road seksi 2 A pada ruas Kedung Halang – Kedung Badak diJalan Soleh Iskandar Kota Bogor, mulai dioperasikan untuk masyarakat umum hari ini, Jumat ( 30/05). Peresmian pengoperasian Jalan Tol tersebut, langsung dilakukan Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto beserta unsur Muspida Provinsi Jawa Barat dan Kota serta Kabupaten Bogor.
Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto menjelaskan, PT Marga Sarana Jabar sebagai operator Tol Borr, telah menyelesaikan ruas jalan seksi 2-A yang merupakan kelanjutan dari seksi pertama pada ruas Sentul Selatan – Kedung Halang. Ruas jalan sesi 2-A ini merupakan jalan Tol dalam bentuk jalan layang sedangkan pembangunannya memakai teknologi baru, sehingga tidak menggangu kegiatan jalan raya yang ada dibawahnya. Selanjutnya PT Marga Sarana Jabar akan membuat ruas 2-B dengan ruas Kedung Badak – Simpang Yasmin, kemudian diteruskan pada seksi 3 pada Ruas Simpang Yasmin ke Dramaga Kabupaten Bogor.
Menurut Joko Kirmanto tujuan membuatan jalan Tol ini bagus sebagai aksesbilitas warga agar tidak lagi terjadi kemacetan pada ruas jalan arteri. Selanjutnya Kementrian Pekerjaan Umum akan mendorong Investor untuk menyelesaikan pengerajaan ruas jalan hingga akhir. " Seluruh ruas jalan Tol ini harus selesai sampai Dramaga, jadi bisa mengatasi kemacetan di Bogor." Katanya.
Sementara itu Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, dengan adanya ruas tol seksi 2-A ini merupakan tantangan untuk berbuat maksimal dengan mempercantik wilayah terutama di bawah jalan layan, dengan membuat taman kota agar tidak ditempati PKL yang membuat kumuh di kawasan yang sudah tertata ini. " Ini dibawah jalan layang, kita akan tata buat taman, jadi tidak akan jadi tempat PKL yang bisa buat kumuh." Ujarnya.
Selain itu Pemkot Bogor juga akan melakukan pengaturan di pintu masuk dan keluar Tol Borr agar tertata dengan rapi sehingga tidak menjadi penyebab kemacetan di Jalan Soleh Iskandar./Wl

Rabu, 01 Januari 2014 11:20

Pesta Petasan Di Kota Bogor Makan Korban

Bogor - Iman nurjaman dan  Asikin terpaksa dilarikan di Rumah Sakit PMI Kota Bogor karena mendapat luka serius di bagian tangan saat pesta kembang api, malam pergantian tahun baru di Jalan Tajur - Sukasari Bogor Timur Kota Bogor. Salah seorang korban Iman Nurjaman mengaku saat itu sedang menyulut kembang api, untuk merayakan malam pergantian tahun, namun tiba - tiba petasan itu meledak dan membakar tangannya. Hal serupa dialami Asikin, yang berada tidak jauh darinya. " Saya menyalakan petasan, ada 5 petasan kembang api, yang saya bakar, tiba - tiba, terjadi ledakan, yang membakar tangan." Ujarnya kepada RRI 01/01
Kedua orang itu pun mendapat perawatan intensif, dengan mendapat penanganan lebih lanjut, berupa tindakan bedah karena dokter melakukan pejahitan, bahkan untuk asikin, tim dokter terpaksa melakukan tindakan serius, karena jari manis korban hampir putus. Sampai saat ini pihak Polsek Bogor Timur masih menyelidiki kasus itu, dengan memeriksa korban dan saksi./wl

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL