24 Juni 2018

RSS Facebook Twitter

Selasa, 05 Juni 2018 00:00

KPK Keluarkan Himbauan Pencegahan Gratifikasi Terkait Hari Raya.

Ditulis oleh 
Beritakan rating pada item ini
(0 voting)

Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan seluruh pegawai negeri dan penyelenggara negara untuk menjaga komitmennya menolak gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya. Penerimaan gratifikasi ini berisiko sanksi pidana sesuai dengan Undang-undang No. 20 tahun 2001 jo. UU No 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Apabila pegawai negeri dan penyelenggara negara dalam keadaan tertentu terpaksa menerima gratifikasi maka wajib melaporkannya kepala KPK dalam 30 hari kerja sejak tanggal penerimaan. Jika tidak dilaporkan, maka hadiah atau bingkisan yang diterima oleh pegawai negeri dan penyelenggara negara dapat dianggap gratifikasi atau suap.

Tak hanya menolak gratifikasi, pegawai negeri dan penyelenggara negara diingatkan untuk tidak memakai fasilitas dinas seperti kendaraan dinas operasional untuk kepentingan pribadi pegawai untuk kegiatan mudik. Karena fasilitas dinas seharusnya hanya digunakan untuk kepentingan terkait kedinasan dan merupakan bentuk benturan kepentingan yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat kepada penyelenggara negara.

Untuk mensosialisasikan imbauan ini, KPK telah membuat surat edaran No. B/3794/GTF.00.02/01-13/06/2018 Tanggal 4 Juni 2018 ke seluruh kementerian/lembaga tentang Himbauan Pencegahan Gratifikasi terkait Hari Raya.

Dibaca 35 Kali